Oleh: psikologi2009 | April 12, 2011

PSIKOLOGI: Kenapa Manusia Otodidak Tergolong Manusia Langka?

OTODIDAK atau autodidak (dari bahasa Yunani autodídaktos = “belajar sendiri”) merupakan orang yang tanpa bantuan guru bisa mendapatkan banyak pengetahuan dan dasar empiris yang besar dalam bidang tertentu. Mereka mendapatkan pengetahuan tersebut dengan belajar sendiri.

Biasanya, seseorang yang disebut sebagai otodidak bergelut dalam bidang tertentu, seperti seni, sastra, arsitektur, kerajinan tangan dan lain-lain.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Otodidak

T. Miswar, Petani Otodidak di Bidang Teknologi

(Sumber foto: http://nad.litbang.deptan.go.id/ind/images/stories/miswar.jpg)

Sehari-hari tampak bersahaja dan tegas. Itulah T. Miswar (46 tahun) yang hanya menamatkan pendidikan formal SLTA. Namun lelaki energik ini termasuk petani inovator yang patut diacungi jempol. Dia aktif belajar secara otodidak untuk menambah ilmu khususnya di bidang pertanian. Itu sebabnya bahan bacaan tentang teknologi menjadi bacaannya sehari-hari termasuk Tabloid Sinar Tani dan bahan publikasi BPTP.Dengan kegigihan tersebut, membuat dirinya mahir memanfaatkan lahan untuk ditanami berbagai komoditi unggulan.

Selengkapnya bisa dibaca di:

http://nad.litbang.deptan.go.id/ind/index.php/berita/4-info-aktual/103-t-miswar-sosok-petani-inovator-haus-teknologi

Abah Dasep, Sang Inovator Alat Musik Bambu

 

(Sumber foto: http://loveburgundy.files.wordpress.com/2011/04/pak-dasep.jpg?w=177&h=240)

Lelaki berpakaian serba hitam itu mengacungkan jari telunjuknya tinggi ke udara. Sontak terdengar suara riuh pipa-pipa bambu yang saling berbenturan. Sekali lagi, lelaki itu mengacungkan jarinya, kali ini  telunjuk dan jari tengah, riuh benturan pipa bambu kembali terdengar. Namun dengan suara berbeda. Rupanya ini bunyi nada ‘da’, sedangkan yang sebelumnya ‘mi’, dalam tangga nada pentatonis alat musik Sunda.

Selengkapnya bisa dibaca di:

http://loveburgundy.wordpress.com/2011/04/10/abah-dasep-sang-inovator-alat-musik-bambu/

Soelaiman Budi Sunarto, otodidak dan penggiat produksi energi alterternatif berupa produk bioetanol.

Di desa ia merasa menemukan segalanya. Dia adalah Soelaiman Budi Sunarto, penggiat produksi energi alterternatif berupa produk bioetanol. Produk itu dia sebut sebagai barang lama karena lebih dari 700 tahun silam sudah dikenalkan para prajurit Kubilai Khan tatkala menyerang Kerjaan Singosari di Jawa Timur. Masyarakat Jawa kemudian mengenalnya sebagai Ciu.

Selengkapnya bisa dibaca di:

http://www.asyoucantrust.com/sosok.html

Bocah Otodidak SMP Memberi Kuliah di ITB

 

(Sumber foto: asmssl0812.blog.friendster.com)

Siswa kelas dua SMPN 48 Bandung,Arivval Dwi Sentosa,berhasil menciptakan antivirus lokal terbaik ketiga di Indonesia.Antivirus dengan nama Artav ini tercipta gara-gara komputernya sering diserang virus. Lebih dari 15.000 orang di dalam dan luar negeri, sudah mengunduh antivirus Artav ini. Termasuk di antaranya, Malaysia, India, Israel, Prancis, dan Jerman.

Selengkapnya bisa dibaca di:

http://indonesiagress.info/bocah-smp-beri-kuliah-di-itb-makassar-terkini.html

Kesimpulan

Manusia otodidak memang tergolong manusia langka. manusia otodidak adalah manusia yang tajam melihat masalah dan berpikir untuk mencari solusi. Dari proses berpikir positif itulah lahir ide dan kreativitas.

Sesungguhnya semua orang bisa menjadi seorang otodidak, belajar sendiri. masalahnya adalah, tidak semua orang mempunyai kemampuan dan semangat yang tinggi. Jika mau, semua orang bisa menjadi ootodidak di bidang apa saja : hukum, psikologi, filsafat dan apa saja. Meskipun demikian, otodidak dibatasi oleh kemampuan dan kondisi masing-masing orang.

Hariyanto Imadha

Pecinta Psikologi

 

About these ads

Responses

  1. Reblogged this on Feeling Fly, Fine Away.

  2. Kalau pendapat saya, manusia ototdidak terbentuk karena kemauan yang kuat, faktor kemampuan point berikutnya.

  3. otodidak menurutku hampir sama dga ilmu hikmah

  4. mnrutku otodidak hmpir mirip sam ilmu hikmah


Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 45 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: