Oleh: psikologi2009 | Januari 27, 2013

PSIKOLOGI: Kenapa Ada Orang Suka Mencela Anda?

Image

TENTU Anda akan merasa tidak enak kalau ada orang yang suka mencela Anda. Masih lumayan kalau Anda bisa bersabar. Kalau tidak sabar mungkin bisa menimbulkan pertengkaran atau bahkan perkelahian. Sebenarnya kenapa sih mereka itu? Apa motivasinya? Apa untungnya di mencela orang lain? Ada apa gerangan dia? Dengan membaca artikel ini, Anda akan menemukan jawabannya.

Di mana keberadaan orang yang suka mencela?

Orang yang suka mencela ada di mana-mana. Di sekolah, kampus, kantor, Twitter, Facebook dan di mana saja. Bisa juga di kereta api, di bus, di pesawat terbang, di kapal laut, di angkot dan di mana saja.

Kenapa suka mencela?

Jawaban terpenting adalah atas pertanyaan kenapa kok ada orang suka mencela.

Antara lain:

1.Sirik tanda tidak mampu

2.Memiliki gen jahat sejak lahir yang bersifat dominan

3.Sedang stres, frustrasi, depresi atau gangguan kejiwaan

4.Memiliki keinginan yang tidak pernah kesampaian

5.Ingin memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan

6.Suka membanggakan milik orang lain

7.Senang melihat orang lain sakit hati

8.Merasa bisa dan lebih bisa membuat yang lebih baik

9.Suka membanggakan miliknya

10.Ingin merasa lebih superior dari orang lain padahal minder (rendah diri) atau teori kompensasi.

ad. 1.Sirik tanda tidak mampu

Sudah menjadi rahasia umum, orang yang sirik (iri dan dengki) gemar sekali mencela.  Dengan segala cara selalu berusaha mencari kejelekan-kejelekan milik orang lain padahal yang dikatakan hanya bersifat subjektif saja. Sebab, sesungguhnya objek yang dicelanya dalam keadaan yang baik.

ad. 2.Memiliki gen jahat sejak lahir yang bersifat dominan

Menurut hasil penelitian, ternyata semua orang punya gen jahat sejak lahirnya. Namun, ada yang tidak dominan, setengah dominan dan dominan. Orang yang suka mencela mempunyai gen yang dominan dalam arti pikirannya tidak mampu mengendalikan reaksi gen yang buruk itu.

 ad.3.Sedang stres, frustrasi, depresi atau gangguan kejiwaan

Ada orang-orang tertentu yang mengalami stres, frustrasi, depresi atau gangguan kejiwaan yang dia sendiri tidak pernah tahu apa sebabnya dan bagaimana solusinya. Bahkan perasaan itu cenderung mempengaruhi kehidupannya relatif secara dominan.

ad. 4.Memiliki keinginan yang tidak pernah kesampaian

Ada juga tipe-tipe orang yang punya banyak keinginan atau selalu iri jika ada orang lain mempunyai sesuatu yang dia sendiri tidak mampu memilikinya atau melakukannya. Bisa karena faktor ekonomi yang lemah tetapi bisa juga karena dia tidak mempu melakukannya untuk memilikinya sendiri atas usahanya sendiri.

ad.5.Ingin memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan

Orang tipe ini selalu berpikir, kalau orang lain bisa, orang lain punya, maka saya harus bisa dan harus punya. Bahkan harus bisa dibanggakan. Dan jika keinginannya tercapai dan memiliki barang atau benda yang menurut dia bisa dibanggakan, maka diapun mencela barang serupa milik orang lain. Selalu mengatakan barangnya lebih baik dan barangnya orang lebih buruk.

ad. 6.Suka membanggakan milik orang lain

Tipe lain yaitu, suka membanggakan milik orang lain yang kadang-kadang tidak sejenis. Miisalnya Si A punya kanopi/atap motor, maka dia yang tidak punya apa-apa membanggakan tetangganya yang pendidikannya rendah, tapi mampu menciptakan alat perontok padi. Dan dia merendahkan hasil inovasi yang dibuat Si A yang samasekali tidak ada hubungannya dengan mesin perontok padi. Sementara dia sendiri tidak punya karya apa-apa.

ad. 7.Senang melihat orang lain sakit hati

Penyebab lain yaitu pribadi impulsif. Seringkali tanpa ada sebab, dia mencela orang lain atau apa saja yang dimiliki orang lain. Pokoknya kegemarannya memang mencela. Dia merasa memperoleh kepuasan psikologis jika ada orang lain tersinggung atau marah-marah. Sebuah kepuasan psikologis semu dan tidak normal.

ad. 8.Merasa bisa dan lebih bisa membuat yang lebih baik

Biasanya bersifat insidensial. Misalnya dia melihat orang memodifikasi motor dari dua roda menjadi tiga roda. Maka tanpa ditanya dia mengatakan dia bisa juga bisa memodifikasi motor. bahkan lebih baik dan sempurna. Kemudian segala teori modifikasi versi dia diceritakan panjang lebar. Padahal kemudian, sampai kapanpun dia tidak pernah membuat motor tiga roda. Dia mencela orang lain dengan gayanya dan caranya seperti itu. Tujuannya supaya dia dianggap serba tahu, lebih tahu dan ingin dianggap hebat.

ad. 9.Suka membanggakan miliknya

Kebetulan dia mampu memiliki barang yang cukup ngetop. Kemana-mana dia selalu membawa barang itu dan jika ada orang lain punya tetapi mereknya lain, maka diapun mencela barang milik orang lain itu. Dengan kalimat yang panjang lebar dia membanggakan barangnya sendiri dan menganggap barang milik orang lain kualitasnya lebih rendah.

ad. 10.Ingin merasa lebih superior dari orang lain padahal minder (rendah diri) atau teori kompensasi.

Ada juga Si Pencela tipe ini. Misalnya, kalau dia membaca status Facebook orang lain, selalu atau terlalu sering menyalahkan status atau artikel yang dibuat Facebooker lain. Padahal, dia tidak punya karya apa-apa, apalagi karya yang lebih baik. Komennya bernada mencela, mengolok-olok,merendahkan kemampuan pembuat status, bernada menyalahkan, menyerang atau mencela pembuat status dan kata-kata yang tidak enak dibaca atau menyinggung perasaan. Kalau yang ini termasuk kategori pengidap psikopat.

Nah, jika suatu saat Anda atau karya Anda dicela orang lain, maka Anda sudah tahu jawabannya kenapa dia suka mencela. Sebaiknya jauhkan orang yang demikian. Jika dia seorang Facebooker, lebih baik diremove atau diblokir saja. Sebab, orang demikian sangat sulit disembuhkan.

 

Hariyanto Imadha

Pengamat Perilaku

Sejak 1973

About these ads

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: