Oleh: psikologi2009 | Maret 25, 2011

PSIKOLOGI: Kenapa Seorang Sahabat Berubah Menjadi Seorang Pengkhianat?

PENGHIANATAN bisa terjadi di mana saja, baik di bidang politik, pemerintahan, kampus, sekolah, sosial masyarakat dan memang bisa terjadi di mana saja. Seorang sahabat yang luar biasa baik, bisa saja berubah menjadi seorang pengkhianat.

Apa definisi pengkhianat?

Penghianat adalag seseorang yang beubah posisi, yang semula merupakan sahabat yang baik, berubah menjadi tidak baik. Segala yang dilakukannya merupakan hal-hal yang sebelumnya juga kita lakukan,namun dia melakukannya dengan cara-cara yang tidak sportif dan lebih banyak bermotivasikan sirik.

Kenapa berkhianat?

Penyebabnya banyak. Antara lain, tidak puas dengan kondisi saat itu. Karena menginkan harta,uang,jabatan,pangkat dan keinginan-keinginan lainnya. Bisa juga karena dendam, sakit hati, tersinggung, sombong, iri, dengki dan lain-lain. Yang pasti, sikap berkhianat sebagian besar diakibatkan oleh sikap sirik dan memang muncul dari kepribadian yang buruk dan tidak signifikan. Sebuah kepribadian yang labil.

Contoh 1

Ketika saya masih sekolah di SMAN Bojonegoro, saya mendirikan Radio Armada 151, merupakan pelopor radio amatir non RRI pertama di kota itu. Tentu, termasuk radio siaran nekat karena tidak izin. Termasuk radio pelajar. Gelombang sekitar 88. Lantas, teman saya, siswi SMAN 1 Bojonegoro ikut-ikut mendirikan radio amatir. Gelombangnya mepet sekali, yaitu sekitar 88. Dulu belum ada FM. Untuk radio kecil, gelombang 85 dan 88 sangat berdempetan. Artinya, ada unsur sirik dari teman saya itu.

Contoh 2

Ketika lulus SMAN, mulai 1971 hingga tahun 1995/2000, sayalah pelopor reuni alumni SMAN 1 Bojonegoro, baik reuni di Bojonegoro maupun Jakarta. Bertahun-tahun dan bersusah payah saya mengumpulkan alumni yang ada di Jabodetabek. Tiba-tiba, teman yang dulu satu SMAN dan menyaningi radio amatir saya, kembali menyabot kegiatan saya. Dia dan teman prianya yang juga dulu satu SMA, merampas semua kegiatan reuni yang pernah saya lakukan. Tanpa permisi.Tanpa minta izin. Saya yang sebagai pelopr reuni, justru diposisikan cuma sebagai peserta. Sebuah pelecehan dan penghinaan bagi saya.

Contoh 3

Dulu, saya juga punya teman kuliah yang baik. Baik sekali. bahkan sama-sama aktivis mahasiswa di senat mahasiswa. Dia mahasiswa satu angkatan. Namun, ketika ada pemilihan ketua BPM (semacam BEM zaman sekarang), maka dia berubah menjadi pengkhianat. Walaupun di depan saya masih bermuka cerah dan murah senyum, namun hati nurani saya tak bisa dibohongi. Apalagi banyak teman sekampus bilang dia telah memfitnah saya (dengan tujuan supaya saya kalah dalam pemilihan). Toh akhirnya, sayalah yang menang dan terpilih sebagai ketua BPM/BEM.

Contoh 4

Sekitar 1992 saya mendirikan Lembaga Pendidikan Komputer INDODATA, di Komplek Perumahan Pondok Hijau Permai, dekat Pintu Tol, Bekasi Timur. Tahun kedua, salah seorang instruktur mengundurkan diri. Ternyata mendirikan lembaga pendidikan komputer tak jauh dari tempat saya. Namun dia kalah bersaing. Siswanya sedikit sedangkan siswa saya tetap banyak. Lantas, dengan menggunakan cara-cara tak terpuji, lembaga pendidikan komputer yang saya kelola tiba-tiba menjadi sepi. Banyak yang mendaftar di tempatnya. Untunglah, tahun berikutnya saya pindah ke Bojonegoro.

Motivasinya sirik

Sejak SD hingga sarjana, saya punya puluhan pengalaman tentang seorang sahabat yang tiba-tiba berubah menjadi seorang pengkhianat. Sesudah saya faham psikologi, maka saya bisa menarik benang merah, bahwa seorang sahabat bisa berubah menjadi pengkhianat secara umum karena faktor sirik (bukan syirik). Sirik yaitu rasa dengki dan iri yang diimbangi dengan tindakan yang negatif.

Solusi

Maka, dalam kehidupan kita harus bersikap hati-hati. jangan sesekali mengungkapkan rahasia, apalagi rahasia pribadi kita kepada seorang sahabat. Sebab, bukan tak mungkin suatu saat dia akan berbalik menjadi seorang pengkhianat terhadap kita. Lebih baik kita jauhi orang-orang yang punya kepribadian yang demikian. Jangan mudah percaya dengan seorang sahabat. harus tetap hati-hati terhadap siapapun. Bukan suudzon, melainkan bersikap waspada.

 

Sumber gambar: indrayogi.blog.friendster.com

 

Hariyanto Imadha

Pengamat perilaku

Sejak 1973

 

 

 

https://psikologi2009.wordpress.com

 

Iklan

Responses

  1. mengapa sih sahabat selalu ngambil punya kita kurang baik apa sih kita


Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: