Oleh: psikologi2009 | April 11, 2011

PSIKOLOGI: Kreativitas Bukan Karena Keturunan Ataupun Bakat

BANYAK orang punya pendapat keliru tentang kreativitas. Mereka sering mengatakan orang yang kreatif itu karena faktor keturunan atau faktor genetika. bahkan ada yang mengatakan kreativitas itu karena bakat.

Kalau ada siswa yang mampu menguasai matematika secara baik sedangkan yang lainnya tidak mampu memnguasai matematika dengan baik, ini karrena faktor gen atau genetika (bukan dalam arti keturunan).

kalau ada orang berpenyakit asma, diabetes atau jantung, bukan karena dia punya bakat atau talenta, tetapi karena faktor genetika (dalam arti keturunan dari salah satu atau kedua orang tuanya).

Kalau ada orang pandai bernyanyi bagus, pandai melukis bagus, itu karena dia punya bakat atau talenta. Ditunjang dengan latihan-latihan yang benar, maka jadilah dia penyanyi yang memenuhi standar internasional.

Apakah kreativitas itu?

pada dasarnya kreativitas merupakan keterampilan atau skill yang bisa dilatih. Seperti halnya orang yang mampu menciptakan barang yang berguna dari barang-barang yang tidak berguna. bahkan dalam perkembangannya bisa mengarah menjadi ketrampilan inovatif dan bahkan inventif. Cuma, inovatif membutuhkan kecerdasan sedangkan inventif membutuhkan lebih dari kecerdasan (jenius).

Dari mana awalnya kreativitas?

Tiap orang tentu mampu melamun atau mengkhayal. Apabila lamunannya atau khayalannnya positif, maka akan berkembang dalam bentuk ide. Misalnya, Si A membayangkan naik sepeda di atas air. Dia bisa membayangkan bagaimana caranya supaya lamunannya dan khayalannya yang positif itu bisa berkembang menjadi sebuah ide.

Mengembangkan ide

Mka langkah selanjutnya adalah mengembangkan ide itu. Jika dia cerdas atau jenius, maka dia bisa mengembangkannya sendiri. Jika meerasa kurang cerdas atau kurang jenius, dia bisa bekerja sama dengan orang lain yang pandai atau cerdas. Atau bisa mengikuti latihan-latihan keterampilan.

Pengembangan ketrampilan

Dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, maka ketrampilannyapun berkembang. Di siniah muncul kreativitas. dalam perkembangannya idenya harus dilakukan uji coba.

Uji coba

Sebuah ide yang telah menjelma menjadi kreativitas, tidaklah langsung sempurna. Harus dilakukan uji coba. maka, Si A yang punya ide sepeda bisa berjalan di atas airpun melakukan berbagai percobaan.

Penyempurnaan

Melalui percobaan-percobaan, akan diketahui kelebihan dan kelemahan kreativitasnya. Kelemahannyapun dikurangi seminimal mungkin. Maka, akhirnya kreativitasnya menjelma sebagai sebuah produk yang sempurna.

Kesimpulan

Dengan demikian, sebenarnya tiap oprang punya punya potensi untuk menjadi pribadi yang kreatif. Sebab, kreativityas merupakan ketrampilan yang bisa dipelajari, dilatih, dikembangkan, direalisasikan kemudian disempurnakan.

Sumber foto: ediputrana.blogspot.com

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

About these ads

Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 37 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: