Oleh: psikologi2009 | Oktober 12, 2011

PSIKOLOGI: Mengenal Pribadi GR (Gede Rasa)

BANYAK orang tidak pernah merasakan dirinya mengidap GR atau gede rasa atau  prejudice” atau suudzon. Pengalaman saya sejak mahasiswa hingga sekarang menunjukkan bahwa di sekitar kita memang masih ada orang-orang yang berkepribadian demikian. Mungkin, dari 100 orang, ada satu orang yang mengidap GR.

A.Beberapa contoh yang saya ambil dari pengalaman dan dari beberapa literatur yang pernah saya baca:

1.Merasa ditertawakan

Si A, adalah teman satu kos saya di depan Kampus Universitas Trisakti, Jakarta. Ada yang selalu saya perhatikan. Tiap kalau ada beberapa orang atau anak kos tertawa tidak jaug dari dirinya, dia merasa gelisah. Wajahnya menunjukkan ketidaksenangan. Ketika saya tanya, dia menjawab bahwa dia merasa selalu ditertawakan orang lain. Padahal, ketika saya anak-anak kos yang tertawa itu, mereka bercerita tentang sinetron yang lucu yang ditontonnya semalam.

2.Merasa dituduh langsung

Seorang kondektur yang sedang menarik uang ke penumpang tiba-tiba mencium bau kentut. Bahkan beberapa penumpang juga tutup hidung. Saking jengkelnya, kondekturpun berteriak :” Yang kentut pasti belum bayar…!”. Tiba-tiba seorang laki-laki yang memakai baju kotak-kota berdiri dan marah-marah ke kondektur:” Brengsek lu! Gue tadi kan sudah bayar! Justru uang kembaliannya belum elu kembaliin…!”. Hahaha,…semua penumpang tertawa terbahak-bahak.

3.Ada Facebooker merasa dianggap bodoh

Saya kadang-kadang membuat status yang berbunyi: “Orang yang mencela pendapat saya biasanya 1.Belum mengenal saya secara pribadi. 2.Paling tinggi Cuma luluusan satu perguruan tinggi 3. Ilmu pengetahuannya sedikit. 4. Tidak memahami epistemologi. 5.IQ-nya rendah. Lantas, ada satu dua Facebooker (tidak banyak) mengatakan saya sombong dan suka membodoh-bodohkan orang lain. Padahal, status saya bersifat umum (tidak menyebut nama siapapun) dan berdasarkan hasil pengamatan saya sejak 1973 (non-FB maupun FB).

4.Merasa dihina

Teman kuliah saya ,Si B namanya, dia asli orang Jakarta. Seumur hidup belum pernah ke Surabaya. Suatu saat dalam perjalanan ke Bali, saya singgah dulu di Surabaya. Waktu itu sedang liburan semester. Ketika saya dan Si B makan di restoran, tiba-tiba datang Si C yang juga teman kuliah yang rumahnya di Surabaya. Si C langsung mendekati kami berdua dan berteriak:” He! Jancok kalian…! datang ke Surabaya nggak bilang-bilang…!”. Si A merasa tersinggung mendengar kata “Jancok” itu. Dia merasa terhina dan hampir terjadi pertengkaran antara Si B dan Si C.

5.Merasa akan diresuffle

Ketika SBY akan melakukan resuffle kabinet, maka ada politisi dari sebuah parpol yang mengucapkan kalimat-kalimat yang mengancam. kalau diterjemahkan, kalau sampai ada mentterinya dicopot, maka dia akan membuka isi kontrak politik yang katanya bersifat rahasia. Akan dibeberkan ke masyarakat. Padahal, SBY tidak pernah menyebut nama-nama menteri yang akan diresuffle.

Dan masih banyak contoh orang-orang pengidap GR atau “prejudice”. Tampaknya mereka tak akan pernah sembuh kecuali konsultasi dengan seorang psikolog.

B.Kenapa seseorang mengalami GR?

Penyebabnya tentu banyak. Antara lain:

 

1.Pribadi yang lemah.

2.Mudah tersinggung

3.Merasa lebih pandai daripada orang lain yang belum dikenalnya secara pribadi

4.Terbatasnya ilmu pengetahuan dan pengetahuan yang dimiliki

5.Penarikan kesimpulan logika yang keliru

6.Dan lain-lain.

 

C.Bagaimana solusi mengatasi GR?

banyak cara mengatasi GR. Antara lain:

 

1.Konsultasi dengan psikolog atau sahabat yang memahami psikologi atau banyak membaca buku-buku psikologi

2.Jangan tersingggung jika tidak menyebut nama atau ciri-ciri Anda

3.Bersikap cuek saja

4.Menanyakan apa maksudnya kepada orang yang bersangkutan

5.Mencoba memahami maksud orang lain

6.Dan lain-lain

 

Semoga bermanfaat.

 

Sumber gambar/foto: cinemaohcinema.blogspot.com

 

Hariyanto Imadha

Pengamat Perilaku

Sejak 1973

Iklan

Responses

  1. Thanks. Warbyazah


Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: