Oleh: psikologi2009 | Oktober 30, 2011

PSIKOLOGI : Rumahku adalah Istanaku

SAYA dulu tinggal di sebuah rumah besar di atas tanah seluas 2.000 meter persegi di Jl. Ade Irma Suryani Nasution No.5, Bojonegoro. Kemudian pindah ke BSD City, Tangerang Selatan menempati sebuah rumah kecil yang berdiri di atas tanah yang luasnya cuma 72 meter persegi. Rasa-rasanya saya menjadi seekor jangkrik di dalam kotak korek api. Ha ha ha…!

Namun, apapun kondisi rumah kita, kita harus menjadikannya sebagai “Rumahku adalah Istanaku”. bahkan kalau bisa menjadi “Rumahku adalah Sorgaku”.

Bagaimana cara mengatur rumah kecil supaya menyenangkan?

1.Psikologi praktis

-Jangan menggunakan furniture yang besar dan bersifat permanen. Gunakan furniture yang bersifat knockdown, bisa dilipat dan menghemat tempat.

Misalnya: Lemari knockdown, kursi dan meja lipat dan tempat tidur bertingkat. Boleh juga menggunakan rak gantung.

2.Psikologi multifungsi

-Usahakan menggunakan furniture multifungsi.

Misalnya: Sofa yang dibawahnya juga berfungsi sebagai tempat menyimpan barang (majalah, koran,dll) yang dilengkapi dengan laci-laci.

-Tempat tidur sekaligus untuk menaruh buku, laptop, TV,dll.bawah tempat tidur juga bisa berfungsi untuk meletakkan tempat tidur mini yang beroda dan bisa ditarik atau dibuat tempat penyimpanan dengan dilengkapi laci-laci.

-Kamar tidur depan, siang hari untuk tempat usaha,malam hari untuk kamar tidur.

-Kamar tamu yang juga bisa berfungsi sebagai kantor mini.

3.Psikologi warna

-Gunakan warna-warna yang cerah atau warna muda, baik untuk tembok, furniture dan semua benda yang ada di rumah Anda.

4.Psikologi efisiensi

-Di rumah Anda pasti ada tiga macam benda. Yaitu, sangat berguna, kurang berguna dan tidak berguna. Barang-barang yang tidak berguna, dijual atau diloak saja. Tapi jika tidak bisa berguna sama sekali karena rusak, sebaiknya dibuang saja atau diberikan ke orang lain yang mau.

-Misalnya: Pakaian bekas, berikan ke orang lain. Alat-alat komputer yang pasti tidak bisa digunakan, dibuang saja. Dengan “membuang” barang-barang yang tak berguna, maka akan menghemat ttempat penyimpanan.

5.Psikologi sinar

Sinar terang di dalam rumah sangat perlu.

Misalnya: Malam hari, gunakan lampu hemat energi merek Phillip (walaupun harganya mahal, tetapi tahan lama). Gunakan genteng kaca beberapa buah supaya sinar matahari bisa menyinari dalam rumah.

6.Psikologi taman dan kebun mini

Walaupun Anda Cuma tanah satu meter persegi di depan rumah, namun bisa digunakan untuk membuat taman dan kebun mini

-Misalnya: Tanamlah pohon-pohon berbunga aneka warna yang pendek. Tanamlah pohon buah-biuahan yang pendek, misalnya tomat.

7.Psikologi kebersihan

Rumah yang bersih adalah rumah yang sehat.

Misalnya: Minimal seminggu sekali harus dibersihkan. Disapu, dipel (gunakan cairan pel yang harum)

8.Psikologi ibadah

Ibadah itu perlu. Oleh karena tu harus ada tempat khusus atau space khusus untuk beribadah (dalam hal ini shalat)

Misalnya: Sebuah tempat (misalnya kamar tidur) yang cukup untuk meletakkan satu atau beberapa sajadah.

9.Psikologi suara atau hiburan

Rumah yang takada suaranya, sepi, rasa-rasanya mirip dengan suasana di kuburan. Oleh karena itu harus ada suara yang bernada menghibur.

-Misalnya: Radio, TV, CD musik, internet dan semacamnya yang dibunyikan secara pelan-pelan saja.

10.Psikologi kesan

Rumah Anda,walaupun kecil, harus terkesan luas. Oleh karena itu jangan menampilkan barang-barang terlalu banyak.

-Misalnya: Simpan di laci barang-barang yang tidak perlu ditampilkan. Jangan terlalu banyak lukisan di dinding (cukup yang paling bagus saja).

 

Pengalaman

Walaupun sekarang saya menempati rumah kecil (luas bangunan cuma 54 cm2), namun saya merasa hidup tenang, nyaman dan menyenangkan. Sebab, saya telah lama menerapkan kesepuluh pertimbangan-pertimbangan psikologis di atas.

 

Semoga bermanfaat.

 

Sumber gambar: abyushilselalumenggoda.blogspot.com

 

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: