Oleh: psikologi2009 | Maret 4, 2012

PSIKOLOGI: Memahami Orang-Orang Sirik


DALAM kehidupan sehari-hari, kita pasti menemui orang-orang yang dengan mudahnya selalu menyalahkan kita. Selalu mencela barang yang kita miliki. Selalu memberikan komenytar-komentar yang negatif. Padahal dia bukanlah seorang pengritik dalam arti yang sesungguhnya. Mereka pada dasarnya adalah orang-orang sirik.

Apakah sirik itu?
Sirik dan syirik itu berbeda. Sirik dalam arti umum juga tidak sama pengertian sirik yang berlaku di Makassar. Sirik di dalam artikel ini adalah di dalam konteks psikologi. Yaitu, perilaku yang menunjukkan rasa tidak suka terhadap apa saja yang ada pada orang lain dan itu sudah merupakan kebiasaan permanen.

Contoh 1:
Si A punya hobi memodifikasi motor. Dia modifikasi motor dari dua roda menjadi tiga roda. Si A bukan orang cacat. Ketika dia berhenti di depan Alfamart, tiba-tiba di sampingnya ada penyandang cacat (katakan namanya Si B) naik motor tiga roda juga. Si A belum mengenalnya. Setelah ngobrol sebentar, Si B itu langsung mencela modifikasi motor Si A. Yang katanya kurang kuatlah, yang kurang inilah, yang kurang itulah. Padahal modif motor Si A rapi, sedangkan motor modif Si B kelihatan jorok dan ruwet sekali.

Contoh 2:
Si C adalah tukang ojek yang kreatif.Misalnya, dia punya klakson yang bisa tiga macam bunyinya. Motornya juga dihiasi pernik-pernik lampu. Juga untuk membuka jok dilengkapi hidraulik mini. Begitu melihat Si A (bukan tukang ojek), memodifikasi motornya dan dilengkapi kanopi/atap motor, maka perilaku Si C berubah. Kalau bertemu dengan Si A pura-pura tidak melihat. Bahkan tidak mau menegur seperti biasanya.

Contoh 3:
Si A adalah seorang Facebooker dan Blogger. Rajin membuat status dan artikel. namun, ada beberapa Facebooker dan pembaca blog-nya yang selalu memberikan komentar yang negatif (sinis, suka menyalahkan, menggurui, merendahkan dan komentar-komentar yang tidak enak lainnya).

Contoh 4:
Si A adalah pelopor reuni SMA-nya sejak 1971. Dengan susah payah dan bertahun-tahun mengumpulkan para alumni yang bertebaran di Jabodetabek. Keluar banyak tenaga, waktu, pikiran dan uang. Tiba-tiba, sekitar tahun 1990-an, ada dua alumni bernama Si C dan Si D menyabot kegiatan Si A dan tidak memperlakukan Si A sebagai pelopor reuni. Bahkan, perilakunya kurang menghargai Si A.

Contoh 5:
Si A adalah mahasiswa yang rajin kuliah dan berasal dari keluarga mampu. Dia sering membeli buku-buku, baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggeris. namun temannya, Si E, selalu mengolok-olok Si A. katanya, Si A sok ilmiahlah, tidak mengerti bahasa Inggeris-lah, sok ilmuwanlah dan olok-olok lainnya..

Ciri-ciri orang sirik
Dari contoh-contoh di atas, bisa ditarik benang merah tentang ciri-ciri orang sirik.

-Tidak suka melihat orang lain melebihi dirinya
-Cara berpikirnya apriori
-Tidak mempunyai kemampuan menghargai orang lain
-Merasa dirinya lebih hebat daripada orang lain
-Tidak memiliki semangat untuk bersaing
-Haus pujian orang lain
-Ingin dianggap mengerti semua hal
-Tidak senang melihat prestasi orang lain
-Negative thinking
-Tidak menyukai perbedaan pendapat
-Tidak mau dikritik dan bahkan suka menyalahkan orang lain
-Merasa dirinya sudah sempurna

Semua itu bisa disingkat dengan kalimat “Sirik tanda tidak mampu”.

Semoga bermanfaat.

Hariyanto Imadha
Pengamat perilaku
Sejak 1973


Responses

  1. setuju banget :’) untuk author nih aku mau nanya.. kalo seseorang yang sll mengkritik kita tp kita sendiri mmg gk negatif. Nah itu gimana? masalahnya saya punya temen yg sering bgt kritik ttg prilaku dan barang2 yg saya punya. Dia sll bilang bhwa dia gk suka gaya saya. trs dy mengungkapkan alasan knp dy gk suka sm barang2 baru yg saya punya itu yg sm sj mngungkapkan kekurangan sy sndiri. Nah tu namanya dia sirik gk?

  2. jgn kerjannya sirikkin org ngak baik,harus mikir maju donk kalau org lain bisa yah kita jg harus bisa,

  3. Ini emang iya banget sih di kehidupan sosial, kenapa ya bukannya berusaha buat maju biar bisa kaya orang yang disirikin malah sibuk ngomongin sama ngebenci…


Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: