Oleh: psikologi2009 | Juli 8, 2012

PSIKOLOGI: Mereka Yang Layak danTak Layak Dipilih Sebagai Calon Presiden 2014

SAMPAI hari ini (2012), pelaksanaan pemilu/pemilukada masih mirip pelaksanaan Indonesian Idol. Di mana para capres-cawapresnya ramai-ramai mencalonkan diri dan bukannya dicalonkan rakyat. Lebih parah lagi, sebagian para pemilih masih tidak tahu mana capres yang berkualitas dan mana yang tidak berkualitas. Tidak tahu mana capres yang negarawan dan mana yang bukan negarawan. Lebih parah lagi, mereka memilih asal memilih. Takut kalau dinilai golput. Hasilnya ya seperti sekarang ini. Salah pilih melulu. Akibatnya, korupsi semakin merajalela.

Psikologi-politik

Psikologi politik adalah ilmu yang mempelajari perilaku dan pribadi para capres di masa lalu, di masa sekarang, di masa yang akan datang melalui analisa psikologi dalam kaitannya kemampuan berpolitik mereka dalam konteks kenegarawanan.

Berdasarkan analisa-psikologi yang penulis lakukan, maka di bawah ini adalah nama-nama yang tidak layak untuk menjadi capres 2014:

1.Amien Rais (naluri politik)

2.Anas Urbaningrum  (naluri politik)

3.Ani Yudhoyono (naluri politik)

4..BJ Habibie (naluri ilmuwan)

5.Boediono (naluri pro kapitalis asing)

6.Chairul Tanjung (naluri bisnis)

7.Dahlan Iskan (naluri politik)

8.Djoko Suyanto (naluri kekuasaan)

9.Gita Wiryawan (naluri bisnis)

10.Hatta Radjasa  (naluri kekuasaan)

11.Ical (naluri bisnis)

12.Irman Gusman (naluri bisnis)

13.Jusuf Kalla (naluri bisnis)

14.Jokowi (naluri negarawan) Semoga tidak nyapres pada 2014, tapi 2019.

15.Marzuki Alie (naluri politik)

16.Megawati (naluri politik)

17.Nurdin Halid (naluri politik)

18.Prabowo Subianto (naluri bisnis)

19.Pramono Edhie Wibowo(naluri kekuasaan)

20.Puan Maharani (naluri politik)

21.Soekarwo (naluri politik)

22.Sri Mulyani Indrawati (naluri kepentingan asing)

23.Sri Sultan Hamengku Bhuwono X (naluri feodalisme)

24.Surya Paloh (naluri bisnis)

25.Sutiyoso (naluri politik)

26.Tommy Soeharto (naluri bisnis)

27.Wiranto (naluri kekuasaan)

Dan,mungkin ada yang lain.

Berdasarkan analisa-psikologi yang penulis lakukan, maka di bawah ini adalah nama-nama yang layak untuk menjadi capres 2014:

1.Mahfud MD (naluri kenegarawan)

2.Joko Widodo  (naluri kenegarawan) Semoga tidak nyapres pada 2014.

3.Anies Baswedan (naluri kenegarawan)

4.Yusril Ihza Mahendra (naluri penegakan hukum)

Dan,mungkin ada yang lain.

Psikologi-politik.

Bagi yang faham psikologi-politik tentu tahu kenapa ada orang yang layak dan tidak layak menjadi capres. Hal ini tak lepas daripada analisa perilaku dan kepribadian masing-masing dari mereka. Juga, pertimbangan kadar kenegarawan yang mereka miliki.

Terlepas daripada perhitungan-perhitungan politik, parpol yang cerdas harus melakukan survei kepada rakyat untuk mencari tokoh-tokoh yang ideal. Survei dilakukan terutama di kalangan para mahasiswa dan cendekiawan.

Dengan demikian, parpol harus mencalonkan mereka sebagai capres walaupun bukan kader parpolnya. Soal terkenal atau tidak, tergantung strategi “marketing” yang dimiliki parpol. Jadi, parpol tidak hanya berpikir secara rasional, tetapi juga harus mampu menggunakan intuisinya untuk memprediksikan prospek kemenangannya di masa depan.

Mereka harus mencalonkan calon negarawan. Bukan hanya sekadar politikus. Parpol harus memilih calon “manajer bangsa dan negara”. Tidak sekadar “manajer politik”.

Hariyanto Imadha
Pengamat Perilaku
Sejak 1973

Responses

  1. Lebih bagus memilih yg negarawan,dari pada haus kekuasaan sama naluri politik

  2. Dengan judul diatas yang menyangkut pautkan dengan psikologi politik harusnya penulis juga mencantumkan teori dan tokoh psikologi lalu dikorelasikan menurut aspek. Atas dasar teori apa penulis mampu mengetahui naluri seseorang?


Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori