Oleh: psikologi2009 | Juli 16, 2012

PSIKOLOGI: Peci dan Jilbab Merupakan Simbol Agama

ORANG Indonesia memang masih banyak yang cara berpikirnya sempit dan berperilaku sempit juga. Misalnya mereka mengatakan bahwa peci adalah simbol keagamaan dan bukan simbol agama. Cara pandang demikian tentu saja merupakan cara pandang yang sempit. Dari sudut psikologi persepsi, maka persepsinya merupakan persepsi yang sangat terbatas. Demikian pula dari sudut psikologi sosial, mereka mengingkari fakta-fakta sosial yang ada.

A.Dari sudut politik

Dari sudut politik memang peci sudah ditetapkan sebagai simbol kebangsaan bahkan merupakan simbol kenasionalan. Termasuk di antaranya adalah kebaya. Meskipun demikian, peci, yaitu peci hitam, tidak merupakan satu-satunya simbol kebangsaan. Simbol kebangsaan lainnya antara lain bendera meah putih, lagu Indonesia Raya, Garuda Pancasila dan semacamnya.

Contoh 1

Dalam pelantikan kabinet, maka mereka yang pria diwajibkan mengenakan peci. Seangkan yang wanita harus mengenakan pakaian kebaya.

Contoh 2

Dalam upacara paskibraka, maka pria-wanita diwajibkan memakai seragam yang telah ditetapkan. Juga, pria-wanita wajib mengenakan peci tersebut.

B.Dari sudut agama

Kalau berdasarkan Al Qur’an, memang para muslimah diwajibkan mengenakan penutup kepala, penutup sebagian muka dan penutup bagian-bagian yang disebut aurat. Sehingga boleh dikatakan jilbab merupakan simbol agama yaitu agama Islam. Namun, jilbab bukan satu-satunya simbol agama Islam. Al Qur’an, kubah masjid atau masjid, sajadah dan semacamnya juga bisa dijadikan simbol agama Islam. Namun untuk peci, masih ada perbedaan pendapat. Ada yang mengatakan peci juga simbol agama ada juga yang mengatakan bukan simbol agama.

C.Dari sudut psikologi-sosial.

Tidak dapat dipungkiri, tiap Ramadhan atau lebaran atau Idhul Fitri, hari-hari besar Islam dan bahkan ketika shalat bersama di masjid, banyak yang mengenakan peci hitam maupun jilbab. Hal ini karena peci dan jilbab secara psikologi-sosial memang dianggap sebagai simbol agama. Meskipun demikian tidak hanya peci saja yang dijadikan simbol agama Islam. Peci putih, surban atau penutup kepala lainnya juga bisa dijadikan simbol agama Islam.

D.Dari sudut ilmu budaya

Dari sudut ilmu budaya, budaya Indonesia juga bisa dijadikan simbol kebangsaan. Demikian pula dari sudut budaya, budaya Islam juga bisa dijadikan simbol agama Islam.

E.Definisi simbol

Apakah simbol itu? “Simbol adalah sebuah entitas yang bisa mewakili sebuah identitas”. Dengan demikian peci dan jilbab bisa dianggap sebagai simbol agama Islam apabila ditinjau dari psikologi sosial.

F.Apakah psikologi-sosial?
Psikologi sosial adalah ilmu psikologi yang mempelajari perilaku masyarakat, termasuk di antaranya tentang persepsi, anggapan, cara berpikir, kebiasaan, cara bertradisi, pemahaman tentang suasana, cara berlogika, keyakinan dan aspek-aspek sosial lainnya. Semuanya merupakan fakta sosial yang merupakan realitas yang tidak bisa dipungkiri.

G.Kesimpulan

Dengan demikian bisa ditarik kesimpulan bahwa, dari sudut psikologi-sosial, peci dan jilbab merupakan simbol agama Islam karena telah bertahun-tahun menjadi fakta sosial ataupun realita sosial. Dan karena sudah menjadi fakta sosial yang benar, maka tidak bisa dikatakan masyarakat salah kaprah atau semacamnya.

 

Hariyanto Imadha
Pengamat Perilaku
Sejak 1973

Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: