Oleh: psikologi2009 | Agustus 27, 2012

PSIKOLOGI: Apa yang Harus Anda Lakukan sebagai Facebooker?

PERTAMA, yang harus dipahami adalah Facebook adalah “social netwoking” atau jejaring spsial. Sarana pergaulan. Bukan media ilmiah. Bukan media untuk berdebat atau berselisih paham. Kedua, motivasi untuk bergabung di Facebook berbeda-beda. Ketiga, semua Facebooker sebenarnya terikat oleh norma etika agar berperilaku yang baik.

Fakta

Namun, faktanya tidak jarang kita menemukan hal-hal yang tidak enak untuk dibaca maupun untuk dilihat. Hal ini bisa jadi karena memang ada Facebooker yang perilakunya tidak baik. Tentu, perilaku yang tidak baik merupakan cermin hati yang tidak baik juga.

A.Apa yang harus Anda lakukan sebagai Facebooker?

1.Biarkan Facebooker menulis apa saja dan sebanyak apapun sejauh tidak melanggar norma-norma sosial, hukum dan agama. Tulisan mereka toh tidak akan memenuhi komputer/memori ponsel Anda.

2.Bersikaplahmenghargai pendapat setiap Facebooker apapun pendapatnya.

3.Jika tidak sependapat, ungkapkan dengan kata-kata yang sopan dan tidak menyinggung perasaan.

4.Jangan pura-pura bertanya padahal sesungguhnya pertanyaan Anda bersifat menyindir.

5.Kalau tidak mengerti maksud status seseorang, sebaiknya ditanyakan atau lebih baik tidak usah bekomentar.

6.Kalau Anda tidak suka dengan Facebooker tertentu, sebaiknya diremove/diblokir saja tanpa memberi komentar-komentar yang tidak enak dibaca.

7.Jangan sesekali mencela pendapat orang lain.

8.Menghargai pendapat orang lain tidak berarti Anda selalu meng-“iyakan”. Tidak selalu setuju. Tidak selalu memuji.

9.Tidak perlu memberi  nasehat ataupun saran kepada Facebooker kecuali kalau diminta.

10.Berilah komentar sesuai dengan maksud dan isi status.

11.Boleh bercanda, tetapi jangan berlebihan. Kalau status bersifat serius,jang an dikomentari dengan canda.

12.Jangan memberikan komentar yang bersifat menggurui, sinisme dan snob (sok tahu,sok mengerti  dan sok pintar) dan sok-sok lainnya.

13.Kalau Anda merasa pandai, buatlah artikel yang bermanfaat di Facebook atau di blog/website Anda

14.Anda harus bisa membedakan mana yang opini dan mana yang fakta

15.Jangan terlalu sering memasang iklan, kecuali iklan-iklan yang dikemas dalam bahasa pergaulan yang enak dibaca.

16.Biarkan Facebooker mengritik pemerintah, sebab orang-orang pemerintah digaji memakai uangnya rakyat. Kalau hasil kerja pemerintah tidak baik, layak untuk dikritik. Harus dipahami bahwa kritik terhadap pemerintah tujuannya adalah untuk perbaikan bersama.

17.Jangan membanding-bandingkan Facebooker lain dngan lainnya, karya Facebooker yang lain dengan yang lainnya.

18.Jangan terburu-buru menyalahkan pendapat orang lain kecuali Anda sudah melakukan analisa yang sangat mendalam.

19.Pada dasarnya pendapat semua Facebooker di status itu benar, tetapi dari sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu janganlah Anda terburu memberikan komentar yang negatif.

20.Usahakan memberikan komentar-komentar yang bersifat ringan-ringan saja. Komentar  yang bersifat netral.

21.Jadikanlah Facebook sebagai sarana untuk berbagi ilmu pengetahuan, pengetahuan, berita, informasi, foto-gambar-karikatur-video yang menarik, menyebarkan lagu-lagu yang bagus, cerpen, humor, dakwah agama yang benar dan hal-hal lain yang positif dan bermanfaat bagi Facebooke yang lain.

22.Jangan membuat status, komentar yang bersifat SARA negatif dan hal-hal lain yang bekonotasi negatif.

23.Jangan mengomentari status-status yang sifatnya hanya berlaku untuk penulis status tersebut. Sebab biasanya dia cuma ingin agar orang lain mengetahui masalahnya dan tidak memerlukan komentar dari Anda.

24.Harus dipahami bahwa status merupakan kalimat yang pendek yang bisa multi tafsir dan multi makna. Oleh karena itu, sebelum memberikan komentar, baca dulu dengan teliti apa maksud daripada status tersebut.

25.Harus Anda pahami bahwa semua Facebooker punya hak untuk menyembunyikan pesan Anda, menghapus komentar Anda, meremove/memblokir akun FB Anda. Andapun punya hak yang sama.

B.Psikopat

Perlu dipahami bahwa komentar-komentar yang negatif, apalagi bersifat snob, mencela dan menyerang pribadi pembuat status, pada dasarnya hanya bisa dilakukan Facebooker yang mengidap psikopat. Oleh karena itu sebaiknya diremove/diblokir saja sebab psikopat sangat sulit untuk disembuhkan. Semakin Anda mencoba untuk meluruskan pendapatnya, justru dia akan semakin “ngeyel”.

C.Kesimpulan

Komentar yang positif cermin dari pikiran dan hati yang positif. Sebaliknya, komentar yang negatif, cermin daripada pikiran dan hati yang negatif.

Catatan

Saya menjadi pengamat perilaku (behaviour observer) sudah sejak 1973. Dan sejak adanya Facebook, maka saya menjadikan Facebook sebagai media di mana saya bisa melakukan observasi perilaku para Facebooker. Walaupun di Facebook hanya berupa tulisan, namun komentar-komentar Facebooker sebenarnya merupakan manifestasi dari perilaku berlogika, cermin suasana hati dan merupakan  pantulan daripada kepribadian para Facebooker.

Saran

1.Kalau Anda merasa pandai, buatlah artikel yang bermanfaat (di Facebook atau blog/website Anda).

2.Kalau Anda merasa tidak pandai, banyak-banyaklah membaca artikel yang bermanfaat. (Bisa dicari di Google). Atau, banyak-banyaklah bertanya kepada Facebooker ang Anda anggap pandai.

Semoga bermanfaat

 

Hariyanto Imadha
Pengamat Perilaku
Sejak 1973

Kategori