Oleh: psikologi2009 | Januari 20, 2013

PSIKOLOGI: Foto Profil Facebook Cermin Kejujuran dan Ketidakjujuran

Image

FACEBOOK adalah media sosial. Tempat berkumpulnya banyak orang,baik teman sekota, sekampus, sekantor atau campuran dari beberapa atau semua komunitas tergantung setting yang dipilih. Manajemen Facebook mengharapkan adanya kejujuran data, nomor telepon dan foto profil. Namun kenyataannya banyak Facebooker tidak memasang foto pribadinya. Tentu banyak alasan yang mereka miliki. Atau ada Facebooker yang memasang foto pribadi tetapi tidak memakai nama aslinya. Kalau akun perusahaan bisa saja dimaklumi kalau tidak memasang foto profil melainkan logo organisasinya. Saya, sebagai pengamat perilaku (sejak 1973) tentu mempelajari hal-hal tersebut. Dan hasil analisa saya tertuang dalam artikel ini.

Motivasi memasang foto profil dan kepribadiannya

Hasil analisa saya menunjukkan bahwa, rata-rata Facebooker yang memasang foto profilnya memiliki tingkat kejujuran yang tinggi. Hal ini terbukti bahwa mantan teman sekolah saya, mantan teman kuliah, mantan teman sekantor, tidak ada satupun yang menggunakan foto profil palsu atau menggantikannya dengan foto artis atau gambar binatang dan lain-lain. Semuanya menggunakanfoto profil asli. Pada umumnya mereka memiliki kepribadian ekstrover (menyukai pergaulan).

Pada umumnya mereka menyukai kejujuran, terbuka, apa adanya, objektif dan rasional dan cukup mampu menghargai orang lain dan punya rasa simpati dan empati tinggi terhadap orang lain. Bisa menerima pendapat orang lain, walaupun belum tentu mengadopsinya. Bisa membedakan mana yang perlu dan mana yang tidak perlu. Tahu mana yang wajib dan mana yang tidak wajib.

Motivasi tidak memasang foto profil dan kepribadiannya

banyak alasannya (alasan yang tidak rasional). Antara lain tidak punya foto pribadi (mental nggak mau berusaha), malu (mental minder), menyukai gambar-gambar tertentu kegemarannya (mental simbolik), Apapun alasannya, tidaklah merupakan alasan yang rasional. Bahkan cenderung melanggar norma atau aturan yang ditentukan manajemen Facebook. Cenderung tidak jujur padadiri sendiri maupun orang lain. Pada umumnya mereka memiliki kepribadian introver (kurang begitu menyukai pergaulan).

Pada umumnya mereka menyukai ketidakjujuran, tertutup, suka menutupi hal-hal tertentu , suka berfantasi, subjektif ,kurang rasional, dan kurang bisa menghargai orang lain. Cenderung tidak mau menghargai usul, saran atau pendapat orang lain. Cenderung bersikap manipulatif dan cari-cari alasan untuk menutupi ketidakjujurannya. Suka mencari pembenaran-pembenaran yang sebetulnya tidak benar. Perilakunya cenderung impulsif dan sensitif. Suka mengabaikan hal-hal yang penting.

Kesimpulan

1.Facebooker yang mau memasang foto pribadinya yang benar secara umum memiliki tingkat kejujuran yang tinggi dan merupakan pribadi yang mudah beradaptasi.

2.Facebooker yang tidak mau foto pribadinya dan memasng gambar, karikatur, foto artis, foto anaknya, foto boneka dan lain-lain cenderung memiliki kadar ketidakjujuran yang relatif cukup tinggi dan merupakan pribadi yang susah diatur.

Catatan

Semua agama mengajarkan kejujuran. Sayang, banyak Facebooker yang mengabaikan ajaran agamanya.

Semoga bisa menambah wawasan Anda dan menyadarkan siapa Anda sesungguhnya.

Hariyanto Imadha

Pengamat Perilaku

Sejak 1973


Kategori

%d blogger menyukai ini: