Oleh: psikologi2009 | Juni 14, 2013

PSIKOLOGI: Suka Berbeda Pendapat Ciri Orang Sirik

FACEBOOK-PsikologiSukaBerbedaPendapatCiriOrangSirik

MEMANG ada orang yang selalu berbeda pendapat dengan kita. Kalau hanya satu dua kali, mungkin wajar-wajar saja. Tapi kalau selalu berbeda pendapat dan bahkan disertai kata-kata yang tidak enak, boleh jadi itu diucapkan orang sirik yang sebenarnya tidak mempunyai kemampuan apa-apa. Orang yang demikian ada di mana-mana. Di sekolah, kampus, kantor, komplek perumahan, tetangga kita, bahkan mungkin saudara kita sendiri.

Apakah tidak boleh berbeda pendapat?

Boleh saja berbeda pendapat, asal disertai argumentasi yang rasional dan hanya satu dua kali saja. Tetapi kalau berkali-kali atau terlalu sering berbeda pendapat, boleh jadi yang bersangkutan tergolong orang yang sirik.

Apakah sirik itu?

Sirik adalah sebuah sikap yang merupakan ketidaksukaan atas apa saja yang dilakukan orang lain di mana yang bersangkutan biasanya tidak mempunyai kemampuan untuk berbuat yang sama atau ketidakmampuannya memahami motivasi yang dilakukan oleh orang lain. Dengan kata lain, sirik adalah cermin ketidak mampuan yang biasanya diikuti kalimat mengolok-olok atau mencela tanpa didukung agumentasi ang bekualitas penalaran.

Kenapa ada orang sirik?

Ada beberapa penyebab orang sirik

-Mental iri atau dengki

-Tidak suka melihat orang lain sukses atau berprestasi

-Rasa tidak suka yang berlebihan

-Tahap awal psikopat

-Kesenangan semu karena bisa menyakiti hati orang lain

Sirik tanda tidak mampu

Orang yang selalu suka berbeda pendapat atau sirik, biasanya tidak mempunyai kemampuan atau prestasi. Sebagai kompensasinya, yang bersangkutan suka sekali bebeda pendapat dengan nada menyakiti hati. Cenderung menjelek-jelekkan seseorang di depan orang lain.

Bagaimana cara menghadapi orang sirik?

Agak sulit, sebab mereka biasanya mempunyai beberapa reaksi.

-Suka membela diri

-Suka ngeyel atau suka membantah

-Merasa benar sendiri

-Enggan dikoreksi

-Enggan menerima pendapat orang lain yang benar

-Enggan berbeda pendapat

-Egois

-Bersifat reaktif

-Agresif

-Pribadi yang sangat introvert

Langkah terbaik yaitu menghindari perdebatan dengan orang yang demikian.

Semoga bermanfaat.

Hariyanto Imaha

Pengamat Perilaku

Sejak 1973


Kategori

%d blogger menyukai ini: