Oleh: psikologi2009 | Juli 30, 2013

PSIKOLOGI: Jangan Asal Mengucapkan Insya Allah”

Huruf-InshaAllahSakkalCom

HAMPIR tiap hari penulis mendengar orang mengucapkan kata “Insya Allah”. Bahkan beberapa orang yang berjanji dengan penulis juga mengucapkan kata tersebut.

Suka ingkar janji

Masalahnya adalah 1000 kali mengucapkan Insya Allah, namun 1000 kali juga ingkar janji. Itupan tanpa konfirmasi ataupun permintaan maaf. Seolah-olah kalau sudah mengucapkan Insya Allah lantas mereka tidak boleh disalahkan.

Etika  

Boleh saja mengucapkan Insya Allah dalam berjanji, tetapi agama Islam punya etika atau sopan santun. Kalau tidak bisa menepati janji katakan penyebabnya dan jangan lupa meminta maaf.

Munafik

Penulis pernah baca buku berjudul “Manusia Indonesia” karya budayawan Mochtar Loebis. Di dalam buku tersebut dikatakan bahwa salah satu ciri sebagian besar orang Indonesia yaitu punya sifat munafik (jika berkata tidak benar dan jika berjanji ingkar).

Seribu berbanding satu

Terus terang saja, kalau ada orang berjanji kepada penulis dengan mengucapkan Insya Allah, maka penulis juga membalas “Insya Allah penulis tidak lupa”. Soalnya, dari 1.000 orang Islam yang mengucapkan Insya Allah, hanya 1 orang Islam saja yang menepati janjinya. Dan itu merupakan salah satu perilaku buruk sebagian umat Islam.

Kesimpulan

Orang yang mudah mengucapkan Insya Allah, biasanya juga mudah ingkar janji. Dan itulah ciri-ciri orang Islam yang munafik.

Sumber gambar: sakkal.com

Hariyanto Imadha

Pengamat perilaku

Sejak 1973

Iklan

Kategori