Oleh: psikologi2009 | Agustus 5, 2013

PSIKOLOGI-Orang Indonesia Memang Masih Bodoh Malas Tidak Disiplin Dan Jorok

FACEBOOK-OrangIndonesiaMemangMasihBodohMalasTidakDisiplinDanJorok

WALAUPUN tidak semua orang Indonesia bodoh, malas dan jorok, namun kesan itu pasti ada manakala kita memang mau melakukan observasi ataupun survey secara serius. Kenyataannya memang masih banyak masyarakat Indonesia yang bodoh, malas dan jorok. Tak perlu kita tutup-tutupi sebab faktanya memang demikian. Artikel ini merupakan “kritik diri” agar bangsa Indonesia segera bangkit untuk mengatasi semua permasalahan yang ada.

Beberapa fakta yang ada

1.Miskin dan bodoh picu kekerasan

Aida Ismeth, anggota DPD RI asal Provinsi Kepulauan Riau menyatakan, kekerasan yang mengancam keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indo nesia (NKRI) dipengaruhi faktor kemiskinan dan kebodohan.

http://www.indopos.co.id/index.php/arsip-berita-indopos/66-indopos/17201-miskin-dan-bodoh-picu-kekerasan.html

 2.Bodoh dan korup

Rektor UNS Prof Dr Much Syamsulhadi SpKJ(K). Di depan sidang senat universitas, dia mengatakan bangsa Indonesia termasuk bangsa yang bodoh. Namun sekaligus korup. “Bayangkan, betapa ironisnya bangsa ini yang rakyatnya masuk kategori bodoh secara umum, namun untuk masalah korupsi, termasuk paling hebat di dunia,” kata dia.

Ukurannya, untuk angka human development index, dari 136 negara, Indonesia hanya nomor urut ke-111. Tetapi persepsi korupsi, ternyata Indonesia termasuk rangking ke-6 di dunia dari 117 negara.

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/03/30/81587/Bangsa-Indonesia-Bodoh-Tapi-Korup

3.Kualitas SDM Indonesia terendah di ASEAN

Namun pada tingkat ASEAN, rangking SDM  Indonesia berada di bawah Malaysia (61), Singapura (26) dan Brunei Darussalam (33

http://www.neraca.co.id/2011/11/06/kualitas-sdm-indonesia-terendah-di-asean/

4.Rendahnya kualitas pendidikan Indonesia

Berdasarkan survey Political and Economic Risk (PERC) kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Menyedihkan lagi ternyata posisi Indonesia berada di bawah Vietnam. Memprihatinkan lagi, hasil survey tahun 2007 World Competitiveness Year Book memaparkan daya saing pendidikan kita dari 55 negara yang disurvey Indonesia berada pada urutan 53.

http://elluphall.student.umm.ac.id/2010/09/30/rendahnya-kualitas-pendidikan-di-indonesia/

 5.Kualitas DPR Sekarang Terendah Sepanjang Sejarah

“Ini memang memprihatinkan, kualitas DPR kita sangat jauh merosot pada titik terendah di sejarah Indonesia,” ujar pengamat politik Yudi Latief kepada detikcom.

http://news.detik.com/read/2011/05/09/175555/1635791/159/kualitas-dpr-sekarang-terendah-sepanjang-sejarah

 6.Facebook & Twitter bikin malas berpikir

Media sosial seperti Facebook dan Twitter telah jadi mainan sehari-hari bagi banyak orang. Meski punya berbagai manfaat, namun media sosial dinilai membuat orang menjadi malas berpikir dan bisa berujung pada kebodohan.

Pendapat itu dikemukakan Edward De Bono, penulis dan pemikir kelas dunia. De Bono telah memproduksi beragam buku tentang pemikiran manusia dan mengajar di berbagai universitas bergengsi seperti Oxford University, Cambridge University dan Harvard University.

http://inet.detik.com/read/2011/10/04/144525/1736642/398/facebook-twitter-bikin-malas-berpikir/

7.Indonesia negara yang jorok

 77 Persen Orang Indonesia Malas Sikat Gigi

ya. Drg Zaura Rini Matram MDS praktisi kedokteran gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) menyebut 80 persen orang Indonesia mengidap penyakit gigi berlubang. Ini bukan sesuatu yang mengejutkan karena menurut Rini 77 persen orang Indonesia ternyata malas gosok gigi alias tak pernah gosok gigi.

http://aliyyaa.multiply.com/journal/item/15/Jorok_77_Persen_Orang_Indonesia_Malas_Sikat_Gigi_?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

8.Stereotype orang Indonesia jalan pintas, tidak disiplin dan kurang asertif

Stereotype orang Indonesia diantaranya jam karet, jalan pintas, tidak disiplin, tidak mengindahkan mutu, dan kurang asertif. Sifat tersebut harus di tinggalkan terutama oleh para tenaga akademik di lingkungan FISE untuk mewujudkan FISE yang lebih baik kedepannya. Demikian disampaikan oleh Dr.Tulus Winarsunu, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada peserta Lokakarya Peningkatan Kinerja Tenaga Akademik FISE UNY , Jumat-Minggu (21-29/5)

http://www.uny.ac.id/berita/UNY/stereotype-orang-indonesia-jalan-pintas-tidak-disiplin-dan-kurang-asertif

Hariyanto Imadha

Pengamat Perilaku

Sejak 1973


Kategori