Oleh: psikologi2009 | Februari 1, 2012

PSIKOLOGI: Bagaimana Cara Mengatasi Semangat Yang Menurun?

SERING kita mengalami semangat belajar menurun, semangat kuliah menurun, semangkat kerja menurun dan semangat menurun saat akan melakukan apa saja. Seringkali kita tak pernah tahu apa sebabnya. bahkan, jika semangat yang menurun itu tidak segera diatasi, kita akan terjebak pada sikap malas. Apa sebabnya dan bagaimana solusinya?

A.Beberapa sebab menurunnya semangat
1.Lelah atau kurang istirahat
2.Stamina menurun
3.Ada gejala sakit
4.Faktor usia atau fisik
5.Ada masalah

ad.1.Lelah
Menurunnya semangat bisa saja karena lelah atau karena tidur terlalu malam. Rasa lelah tentu saja ada pengaruh yang signifikan atas menurunnya semangat. Serasa 75% energi telah terkuras habis untuk melakukan pekerjaan sebelumnya.

Solusi rasa lelah
Rasa lelah apalagi lelah luar biasa harus diimbangi dengan waktu istirahat. Jika itu terjadi di kantor, maka kita tetap bekerja tetapi dalam kondisi santai, namun pekerjaan tetap dikerjakan. Sambil, tiap 15 menit istirahat sekitar 5 menit. Jadi, solusi lelah adalah istirahat disela-sela bekerja. Demikian juga kalau lelah saat sekolah atau kuliah, tetap sekolah dan kuliah, namun mengurangi kerjaan fisik seperti menulis. Toh, selesai sekolah/kuliah bisa meminjam catatan dari teman. Jika lelah terlalu berat karena mungkin habis dari luar kota, sebaiknya minta ijin kantor untuk tidak masuk kerja satu hari dan dimanfaatkan benar-benar untuk istirahat.

Solusi kurang tidur
Tidur terlalu malam juga bisa mengurangi semangat. Bahkan akan bangun tidur pagipun ada rasa malas. Padahal, idealnya tidur haruslah 8 jam semalam. Oleh karena itu, untuk mengatasi menurunnya semangat karena kurang tidur malam, harus membiasakan tidur tepat pada waktunya atau cukup waktu tidur.

2.Stamina menurun
Stamina menurun juga berakibat menurunnya semangat. Menurunnya stamina biasanya munu makanan kurang bergizi, kurang olah raga.

Solusi kurang gizi
Tentu, solusinya harus membiasakan diri makan-makanan yang bergizi. Empat sehat lima sempurna. Boleh juga minum minuman tambah energi, asal tidak berlebihan. Minum vitamin juga boleh, asal jangan over dosis.

Solusi kurang olah raga
Olah raga tidak harus berat. Bisa olah raga ringan. Antara lain jalan-jalan pagi Subuh, bersepeda onthel. Bahkan sebenarnya di sekolah/kampus/kantor juga bisa olah raga ringan. Tidak harus memakai pakaian olah raga. Dengan melakukan gerak-gerak tangan,kaki,tubuh, kepala, pergelangan tangan dan lain-lain dengan gerakan kecil dan secara teratur, itupun sudah olah raga ringan.

3.Ada gejala sakit
Gejala sakit juga mempengaruhi semangat walaupun itu sakit “ringan” seperti pilek, kepala pusing, sariawan dan penyakit-penyakit lainnya. Juga, bisa karena sakit berat.

Solusi sakit ringan
Biasanya penyakit ringan bisa diatasi sendiri. Misalnya meminum obat berupa cairan, tablet atau kapsul. Tentu, sebaiknya beli di apotek dan meminta informasi penggunaannya. Tentu, istirahat yang cukup.

Solusi sakit berat
Tak ada pilihan lain kecuali periksa ke dokter. Dan minum obat sesuai nasehat dokter. Tentu, harus diimbangi istirahat yang cukup.

4.Faktor usia
Faktor usia juga mempengaruhi turunnya semangat. Sebab, secara fisik usia tua memang tak selincah seperti masa mudanya. Semangat kadang-kadang menurun. Maksud faktor fisik yaitu misalnya tangan terasa kaku, pegal, linu, otot tegang, kram dan faktor-faktor gangguan fisik lainnya

Solusi karena faktor usia
Solusi terbaik yaitu olah raga ringan, makan makanan bergizi dan minum vitamin. Banyak orang usia tua tetap energik karena rajin olah raga, makan empat sehat lima sempurna serta minum vitamin yang cocok.

Solusi karena faktor fisik
Solusinya hampir sama dengan karena faktor usia. Cuma faktor fisik biasanya ada hubungan dengan kesehatan. Tak ada salahnya konsultasi dengan dokter.

5.Ada masalah
Seseorang yang punya masalah, apakah itu masalah ekonomi, masalah rumah tangga, masalah utang-piutang, masalah human relation, dan masalah-masalah lainnya. Bisa masalah nonpsikologis dan bisa masalah psikologis.

Solusi masalah nonpsikologis
Misalnya masalah ekonomi,hukum dan lain-lain, maka sesegera mungkin masalah itu diselesaikan secepatnya walaupun secara bertahap.

Solusi masalah psikologis
Semua masalah nonpsikologispun bisa mengakibatkan masalah psikologis. Bahkan masalah psikolispun demikian. Bisa berupa rasa galau, kacau, bimbang, ragu, stress, frustrasi, depresi dan semacamnya. Maka solusinya yaitu jangan menganggap semua itu sebagai beban, tetapi anggaplah sebagai tantangan. Selesaikan satu persatu secara bertahap.

B.Solusi secara umum
Apapun penyebab menurunnya semangat, maka secara umum bisa diatasi dengan tahapan-tahapan sebagai berikut.

1.Selesaikan masalah secara bertahap
2.Paksakan melakukan pekerjaan sesuai kemampuan
3.Jadikan rasa terpaksa sebagai kebiasaan
4.Jadikan kebiasaan sebagai motivasi
5.Jadikan motivasi untuk mendisiplinkan diri.

Kesimpulan

Jadi, kata kuncinya adalah “memaksakan diri” agar kita menjadi “disiplin”. Dengan demikian tiap kali semangat menurun, maka kita harus melakukan kelima tahapan tersebut.

Semoga bermanfaat.

Hariyanto Imadha
Pengamat perilaku
Sejak 1973

Iklan

Responses

  1. Sangat bermanfaat

  2. terima kasih atas artikelnya,sangat bermanfaat bag kami pemula bisnis,,

  3. bingung pak haji

  4. Jangan lupa banyak berdoa, minta sama pencipta & pemilik mahluk.


Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: